Stand Kadaharan Buka Puasa Diperpanjang Dua Hari oleh Bupati Pandeglang
![]() |
Pemberian santunan kepada anak yatim dalam acara Kadaharan Buka Puasa, Rabu (26/03/2025). |
KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Bazar Ramadan ‘Kadaharan Buka Puasa’ yang digelar Pokja Wartawan (Porwan) diperpanjang selama 2 hari oleh Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Dewi Setiani-Iing Andri Supriadi. Kegiatan ini seharusnya ditutup pada Rabu (26/03/2025).
Perpanjangan waktu ini diberikan oleh Dewi-Iing setelah adanya permohonan dari pedagang setempat di depan Sekretariat Porwan Pandeglang.
Bupati Pandeglang, Dewi Setiani menyampaikan, atas nama Pemerintah daerah (Pemda) mengapresiasi atas kegiatan Porwan. Apalagi dengan permintaan dari pedagang yang ingin memperpanjang penutupan, dimana waktunya resmi diperpanjang sampai tanggal 28 Maret 2025.
“Karena kita harus siap-siap menghadapi lebaran Idul Fitri. Jadi area ini digunakan untuk parkir kendaraan dan juga sholat Idul Fitri, jadi kita harus saling memahami satu dengan yang lainnya,” kata dia.
Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi mengatakan, perpanjangan waktu ini merupakan bentuk kepedulian dan kecintaan pemimpin daerah terhadap UMKM lokal.
“Semoga rezekinya selama berjualan di sini berkah, bisa menafkahi keluarga dan insya Allah bisa bermanfaat. Nanti kedepan kita akan buka bazar-bazar UMKM yang titik-titiknya ditentukan oleh Bupati dan diinventarisir oleh diskoperindag,” ujarnya.
Baca: Warga Padati Pasar Labuan Menjelang Lebaran Idul Fitri
Baca: Petani Milenial di Pandeglang Gunakan Smart Farming IoT, Produksi Meningkat 30 Persen
Sementara, Ketua Pelaksana, Mardiana Tirtalaksana menuturkan, sejak dibuka 25 Februari lalu, perputaran ekonomi dalam acara ini diprediksi tembus lebih dari Rp 500 juta. Perhitungan ini berasal dari transaksi di 70 stand UMKM yang menjajakan aneka takjil untuk berbuka puasa.
“Dari pendataan kami, dalam satu hari kadaharan buka puasa bisa dikunjungi sekitar 500 orang lebih. Dan secara keseluruhan total perputaran uangnya lebih dari Rp 500 juta,” tutur dia.
Dia menilai, acara ini menunjukkan bahwa ekonomi masyarakat masih hidup di tengah gejolak ekonomi nasional. Dia pun berharap kegiatan serupa terus tumbuh di Pandeglang untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan ini, paling tidak pelaku UMKM dan PKL bisa mendapatkan keberkahan di bulan puasa,” pungkasnya. (Mudofar)
Tidak ada komentar